Radar Publik
Mojokerto
RSUD Dr. Iskandar kab. Mojokerto dalam pelayanan Farmasi dinilai Pimpong Pasien saat mau pengambilan obat..
Beberapa pasien mengeluh kan ada yang mondar-mandir nunggu antrian obat dan saat membutuhkan suatu surat perlu di photo copy pihak farmasi RSUD tidak mau membantu Printer di tempat, dan bilang printer nya mati dan rusak.
Sehingga berita ini di angkat agar supaya RSUD dr. Sukandar ini perlu evaluasi terhadap para pegawai.. terutama di bidang farmasi.. karena obat merupakan suatu kepentingan utama demi keselamatan pasien.
Kejadian tersebut di pergoki langsung oleh Pemimpin Redaksi Radar Publik Online saat mengambil Obat.. dan di suruh kesana kemari untuk mencari foto copy surat2 rujukan, karena di tempat farmasi tersebut dengan alasan printer nya mati dan rusak.
Sangat disayang kan RSUD Sebesar ini farmasi tidak menyediakan printer untuk umum padahal orang berobat tidak ada yang gratis semuanya di bayar baik merupakan BPJS. Dan kenapa para pegawai Farmasi di RSUD dr Sukandar Pelayanannya kurang merakyat dan terkesan judes kata para pasien kepada Radar Publik.
"Kiranya Dari bapak Bupati dan Dinkes kab. Mojokerto bisa memberikan arahan yang sekiranya bisa untuk mempermudah pasien saat butuh memperlengkap data alias foto copy di tempat tersebut, Toh Anggaran yang di gelotorkan oleh Negara ini nilainya tidak sedikit untuk RSUD.. tegasnya Pemimpin Redaksi Radar Publik. 19/08/2025.
Kata beberapa pasien kepada Radar Publik " Pak disini kita menunggu obat berjam-jam bahkan kalau suratnya salah sedikit saja untuk mengambil obat kita harus bolak-balik belum antrian nya "
Dengan adanya pemberitaan seperti ini supaya pemerintah bisa memberikan solusi terbaik bagi para pasien.
Pewarta. Nyoto